jika Anda ingin menghapus artikel dari situs, hubungi kami dari atas.

    menurut teori keunggulan mutlak suatu negara melakukan ekspor karena negara tersebut memiliki keunggulan mutlak dibandingkan dengan negara tujuan ekspor teori tersebut disampaikan oleh

    Muhammad

    Guys, ada yang tau jawabannya?

    dapatkan menurut teori keunggulan mutlak suatu negara melakukan ekspor karena negara tersebut memiliki keunggulan mutlak dibandingkan dengan negara tujuan ekspor teori tersebut disampaikan oleh dari situs web ini.

    Teori Keunggulan Mutlak dalam Perdagangan Internasional

    Fakultas sarjana ilmu komputer Computerized Accounting aplikasi teknologi sistem informasi analisis laporan keuangan bisnis perpajakan

    Teori Keunggulan Mutlak Dalam Perdagangan Internasional

    Senin, 18 Juli 2022 16:07:17 12574 VIVI KUMALASARI SUBROTO S.E, M.Si, Ak.

    Teori keunggulan mutlak atau absolute advantage theory adalah salah salah satu teori yang menjadi dasar perdagangan internasional. Teori keunggulan mutlak muncul pada abad ke-18 setelah berakhirnya teori merkantilisme. Dikutip dari Gramedia.com, teori keunggulan mutlak dalam perdagangan internasional dikemukakan oleh Adam Smith. Dia mengatakan teori keunggulan mutlak mengenai keunggulan yang dimiliki sebuah negara terhadap negara lain secara mutlak pada hal produksi. Menurutnya, teori keunggulan mutlak dijelaskan sebagai kondisi dimana suatu negara dapat memproduksi barang atau jasa lebih banyak dibandingkan dengan para pesaingnya dengan mengeluarkan biasa yang lebih rendah, sehingga mendapatkan keuntungan lebih besar. Negara dapat dikatakan mempunyai keunggulan mutlak apabila dapat menghasilkan sesuatu yang tidak dapat dihasilkan negara lain. Misalnya, Jepang adalah negara yang memproduksi mobil dalam jumlah besar dengan merk-merk ternama seperti Honda, Suzuki, dan lain-lain.

    Dalam hal ini, Jepang memiliki keunggulan mutlak dalam produksi mobil-mobil bermerek tersebut karena di negara lain tidak dapat menghasilkannya. Pada teori keunggulan mutlak ini, Smith mengemukakan mengenai manfaat dari perdagangan internasional melalui keunggulan dalam pembagian kerja. Teori ini kemudian dikembangkan berdasarkan doktrin pembagian kerja yang ada. Smith juga menyatakan bahwa kemakmuran dari sebuah negara tidak bisa ditentukan dari banyaknya logam yang dimiliki. Akan tetapi, kemakmuran sebuah negara dapat dilihat dari besarnya pendapatan nasional yang ada dalam bentuk GDP atau Gross Domestic Product. Serta sumbangan perdagangan luar negeri yang dapat memengaruhi pembentukan GDP. Agar GDP serta perdagangan luar negeri sebuah negara bisa meningkat, maka penting bagi pemerintah untuk mengurangi campur tangannya yang dapat membuat terciptanya perdagangan bebas.

    Dengan adanya perdagangan bebas tersebut, maka dapat memicu persaingan perdagangan yang ada lebih ketat. Jongkers Tampubolon dalam karyanya berjudul ‚ÄėPerdagangan dan Bisnis Internasional‚Äô, menjelaskan mengenai teori keunggulan mutlak. Yaitu perdagangan antarnegara yang berlangsung atas dasar keunggulan mutlak. Menurutnya, jika suatu negara secara lebih efisien melakukan produksi sebuah komoditas dibandingkan dengan negara lain, namun kurang efisien dalam hal memproduksi komoditas lainnya. Maka kedua negara yang ada tersebut dapat memperoleh keuntungan melalui cara yang mereka miliki masing-masing. Yakni dengan melakukan spesialisasi pada proses produksi komoditas yang memiliki keunggulan mutlak. Selanjutnya, kedua negara tersebut dapat menukar dengan komoditas lain yang memiliki kerugian absolut.

    Konsep teori keunggulan mutlak

    Teori keunggulan mutlak mengalami perkembangan hingga masuk ke pemikiran ekonomi internasional. Beberapa aspek yang menerima teori ini seperti pembagian kerja, spesialisasi produk, serta efisiensi produk yang ada dalam ekonomi internasional.

    1.    Pembagian kerja

    Pertama, pembagian kerja memiliki kaitannya dengan berapa jumlah waktu bekerja pada suatu kegiatan produksi. Pembagian kerja yang dikelola dengan baik mampu mengurangi biaya operasional dari sebuah kegiatan produksi. Dengan adanya penghematan biaya tersebut, maka secara tidak langsung juga menambah keuntungan pada penjualan dari produk tersebut. Kondisi tersebutlah yang menyebabkan keunggulan mutlak baik dari segi penjualan produk maupun biaya produksi.

    2.    Spesialisasi produk

    Kedua, spesialisasi jenis barang yang ada pada proses produksi juga dapat membuat keuntungan bertambah dari produksi yang ada di dalam negeri. Keunggulan mutlak hanya dapat terjadi jika sebuah negara dapat memproduksi barang maupun jasa yang sesuai dengan sumber daya yang dimiliki oleh wilayah tersebut. Begitu pula sebaliknya, keuntungan mutlak juga dapat terjadi jika sebuah negara hanya melakukan impor barang dari barang yang memiliki biaya produksi tinggi jika dilakukan proses produksi pada dalam negeri.

    3.    Efisiensi produk

    Sebuah negara juga dapat memperoleh keunggulan mutlak jika dapat melakukan produksi sebuah barang yang memiliki nilai yang sama dengan negara lain, namun dengan biaya yang jauh lebih murah. Konsep pada perdagangan internasional juga menjadi penting dalam pembahasan kali ini. Seperti halnya peraturan serta ketentuan dalam perdagangan internasional, jenis dan sistem pembayaran, serta berbagai hal lainnya.

    Hubungan teori keunggulan mutlak dengan perdagangan internasional

    Dalam rangka untuk mendapatkan keunggulan mutlak pada suatu produk maupun komoditas, sebuah negara harus dapat melakukan pembagian jam kerja, spesialisasi tenaga kerja, serta efisiensi dalam kegiatan produksi. Dengan semakin besarnya jumlah barang yang diproduksi, maka keuntungan dari perdagangan barang yang dilakukan tersebut juga semakin besar dan bernilai mutlak atau mendapatkan untung yang besar. Menurut Smith, tenaga kerja yang ada lebih baik dispesialisasikan pada satu produksi komoditas unggul jika dibandingkan dengan alokasi pada produksi komoditas yang kurang unggul. Sederhananya, sebuah negara dapat meningkatkan kapasitas produksi dari barang unggulan saja. Sebagai penggantinya, barang yang tidak memiliki keunggulan tersebut dapat diimpor dari negara lain yang dapat membuat terbukanya jalur perdagangan Internasional.

    sumber : komputerisasi-akuntansi-d4.stekom.ac.id

    Teori keunggulan mutlak

    Teori keunggulan mutlak

    Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

    Halaman judul dari buku Isi buku ini membahas mengenai teori keunggulan mutlak yang dikemukakan oleh Adam Smith.

    Teori keunggulan mutlak atau teori keunggulan absolut merupakan teori yang dikemukakan oleh Adam Smith yang menjelaskan tentang keunggulan suatu negara terhadap negara lain secara mutlak dalam hal produksi. Konsep mengenai teori keunggulan mutlak dikemukakan secara lengkap oleh Adam Smith pada tahun 1776 dalam karyanya yang berjudul [1] Dalam teori keunggulan mutlak, Adam Smith mengemukakan manfaat perdagangan internasional melalui keunggulan dalam pembagian kerja. Teori keunggulan absolut dikembangkan berdasarkan doktrin pembagian kerja.[2]

    Mekanisme[sunting | sunting sumber]

    Dalam teori keunggulan mutlak, suatu negara akan mengungguli negara lain secara mutlak dalam produksi barang jika mampu menghasilkan barang dengan biaya produksi yang lebih murah. Keunggulan mutlak juga dapat diperoleh oleh suatu negara jika mampu menukar barang dari negara lain yang jika diproduksi di dalam negeri hanya memberi laba yang sedikit dan memerlukan biaya yang lebih mahal.[3] Selain itu, suatu negara dapat disebut memiliki keunggulan mutlak dari negara lain jika negara tersebut memproduksi barang atau jasa yang tidak dapat diproduksi oleh negara lain. Misalnya, Indonesia memproduksi keris dan tidak memproduksi satelit pemancar. Sebaliknya, Jepang memproduksi satelit pemancar dan tidak memproduksi keris. Dengan demikian, perdagangan internasional akan terjadi di antara keduanya bila Indonesia dan Jepang bersedia bertukar satelit pemancar dan keris.

    Teori keunggulan mutlak didasarkan pada beberapa asumsi pokok antara lain:

    Faktor produksi yang digunakan hanya tenaga kerja saja.

    Kualitas barang yang diproduksi kedua negara sama.

    Pertukaran dilakukan secara barter atau tanpa uang.

    Biaya transpor ditiadakan.

    Konsep[sunting | sunting sumber]

    Ekonomi internasional[sunting | sunting sumber]

    Teori keunggulan mutlak berkembang hingga ke pemikiran ekonomi internsional. Aspek yang menerima teori keunggulan mutlak adalah pembagian kerja, spesialisasi produk dan efisiensi produksi dalam ekonomi internasional. Pembagian kerja berkaitan dengan jumlah waktu bekerja dalam kegiatan produksi. Pembagian kerja yang dikelola dengan baik dapat mengurangi biaya operasional dalam kegiatan produksi. Penghematan biaya akan menambah keuntungan pada penjualan produk. Kondisi ini menyebabkan keunggulan mutlak dari segi penjualan barang dan biaya produksi. Spesialisasi jenis barang yang diproduksi juga akan menambah keuntungan dari produksi dalam negeri. Keunggulan mutlak hanya terjadi ketika suatu negara memproduksi barang yang sesuai dengan sumber daya yang ada di wilayahnya. Sebaliknya, keuntungan mutlak juga terjadi jika negara hanya melakukan impor barang atas barang dengan biaya produksi yang tinggi jika diproduksi di dalam negeri. Suatu negara akan memperoleh keunggulan mutlak jika mampu memproduksi barang yang sama dengan negara lain, tetapi dengan biaya yang lebih murah.[4]

    Pengaruh[sunting | sunting sumber]

    Teori keunggulan mutlak tidak memberikan pengaruh yang besar bagi perkembangan teori perdagangan. Penyebabnya adalah perdagangan internasional lebih cenderung menerapkan teori keunggulan komparatif. Dalam buku-buku teks ilmiah, teori keunggulan mutlak hanya dijadikan sebagai pengantar dalam teori perdagangan baru. Teori keunggulan mutlak dianggap sebagai bagian dari sejarah pemikiran ekonomi yang melandasi perkembangan teori perdagangan lainnya.[5]

    Referensi[sunting | sunting sumber]

    ^ Christian Bj√łrnskov (2005). (PDF) (dalam bahasa Inggris). Ventus Publishing. hlm. 10. ISBN 87-7681-014-3. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2021-07-17. Diakses tanggal 2021-07-17.^ Sahriar, dkk. (2019). "The Gravity Model of Trade: A Theoretical Perspective" (PDF). (dalam bahasa Inggris). 5 (1): 24. doi:10.32728/ric. ISSN 1849-9015.^ Katsioloudes, M.I., dan Spyros Hadjidakis (2007). (PDF) (dalam bahasa Inggris). Burlington: Elsevier Inc. hlm. 94. ISBN 978-0-7506-7983-1.^ Aprita, S., dan Rio Adhitya (2020). (PDF). Depok: PT Rajagrafindo Persada. hlm. 15. ISBN 978-623-231-442-9.^ Schumacher, Reinhard (2012). (PDF). Postdam: Universit√§tsverlag Potsdam. hlm. 22. ISBN 978-3-86956-195-0.

    Kategori: Ekonomi

    sumber : id.wikipedia.org

    Teori yang dikemukakan oleh Adam Smith bahwa sebua...

    Teori yang dikemukakan oleh Adam Smith bahwa sebuah negara melakukan ekspor ke negara lain karena negara tersebut memiliki keunggulan dibandingkan dengan negara tujuan ekspor disebut dengan teori keun...

    Pertanyaan

    Teori yang dikemukakan oleh Adam Smith bahwa sebuah negara melakukan ekspor ke negara lain karena negara tersebut memiliki keunggulan dibandingkan dengan negara tujuan ekspor disebut dengan teori keunggulan….

    komparatif mutlak pasif relatif aktif A. Coordinator Master Teacher

    Jawaban terverifikasi

    Iklan

    Pembahasan

    Teori keunggulan mutlak menyatakan bahwa suatu negara melakukan ekspor ke negara lain karena negara tersebut memiliki keunggulan dibandingkan dengan negara. Suatu negara akan mengimpor barang-barang yang bila diproduksi sendiri (dalam negeri) tidak efisien atau kurang menguntungkan, sehingga keunggulan mutlak diperoleh bila suatu negara mengadakan spesialisasi dalam memproduksi barang. Maka jawaban yang benar adalah pilihan jawaban B.

    Baca pembahasan lengkapnya dengan daftar atau masuk akun Ruangguru. GRATIS!

    Sudah punya akun? Klik disini

    LATIHAN BAB

    PENGERTIAN, FAKTOR PENDORONG, DAN PENGHAMBAT PERDAGANGAN INTERNASIONAL

    TEORI PERDAGANGAN INTERNASIONAL

    KEBIJAKAN DAN TUJUAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL

    ALAT PEMBAYARAN INTERNASIONAL

    Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher

    di sesi Live Teaching, GRATIS!

    Trial Class Bahasa Inggris Tenses : Past Perfect and Past Perfect Continuous - 10 SMA IPA/IPS bersama Kak Ayuma

    Kamis, 9 Mar 2023 09.50-11.15 Akan Datang

    Trial Class Matematika Perbandingan : Skala - 7 SMP bersama Kak Dina

    Kamis, 9 Mar 2023 09.50-11.15 Akan Datang

    Kamis Ekonomis - Kuasai Mindset Entrepreneur!

    Kamis, 9 Mar 2023 11.15-12.45 Akan Datang

    Trial Class IPA Terpadu Tema 7 : Peristiwa dalam Kehidupan - 5 SD bersama Kak Zelin

    Kamis, 9 Mar 2023 11.20-12.45 Akan Datang

    Klinik UTBK/SNBT - Sikat Tuntas Soal Implied Information dengan Cepat dan Akurat, Let's Go! bersama Kak Ifany

    Kamis, 9 Mar 2023 11.50-13.20 Akan Datang 53 5.0 (1 rating)

    Yuk, beri rating untuk berterima kasih pada penjawab soal!

    Iklan

    Klaim Gold gratis sekarang!

    Dengan Gold kamu bisa tanya soal ke Forum sepuasnya, lho.

    Pertanyaan serupa

    Teori yang dikemukakan Adam Smith tentang faktor pendorong perdagangan internasional disebut dengan teori….

    7rb+ 4.0

    Jawaban terverifikasi

    25 2.6

    Jawaban terverifikasi

    Iklan 57 4.2

    Jawaban terverifikasi

    Teori yang dikemukakan Adam Smith tentang faktor pendorong perdagangan internasional disebut dengan teori….

    7rb+ 4.0

    Jawaban terverifikasi

    57 4.2

    Jawaban terverifikasi

    Iklan

    sumber : roboguru.ruangguru.com

    Apakah Anda ingin melihat jawaban atau lebih?
    Muhammad 24 day ago
    4

    Guys, ada yang tau jawabannya?

    Klik untuk menjawab