jika Anda ingin menghapus artikel dari situs, hubungi kami dari atas.

    sejenis alat yang digunakan sebagai sarana ronda malam maupun petunjuk waktu yang dipukul setiap jam merupakan fungsi dari

    Muhammad

    Guys, ada yang tau jawabannya?

    dapatkan sejenis alat yang digunakan sebagai sarana ronda malam maupun petunjuk waktu yang dipukul setiap jam merupakan fungsi dari dari situs web ini.

    Kentungan

    Kentungan

    Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

    Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.

    "Kentungan" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR

    Kentungan

    Kentungan dari Vanuatu, Kepulauan Pasifik.

    Kentungan atau yang dalam bahasa lainnya disebut jidor adalah alat pemukul yang terbuat dari batang bambu atau batang kayu jati yang dipahat.

    Kegunaan kentungan didefinisikan sebagai tanda alarm, sinyal komunikasi jarak jauh, morse, penanda azan, maupun tanda bahaya.[1] Ukuran kentungan tersebut berkisar antara diameter 40 cm dan tinggi 1,5–2 m.[] Kentungan sering diidentikkan dengan alat komunikasi zaman dahulu yang sering dimanfaatkan oleh penduduk yang tinggal di daerah perdesaan dan pergunungan.[2]

    Sejarah[sunting | sunting sumber]

    Sejarah budaya kentungan sebenarnya dimulai sebenarnya berasal dari legenda Cheng Ho dari Cina yang mengadakan perjalanan dengan misi keagamaan.[] Dalam perjalanan tersebut, Cheng Ho menemukan kentungan ini sebagai alat komunikasi ritual keagamaan.[] Penemuan kentungan tersebut dibawa ke Cina, Korea, dan Jepang.[] Kentungan sudah ditemukan sejak awal masehi.[] Setiap daerah tentunya memiliki sejarah penemuan yang berbeda dengan nilai sejarahnya yang tinggi.[] Di Nusa Tenggara Barat, kentungan ditemukan ketika Raja Anak Agung Gede Ngurah yang berkuasa sekitar abad XIX menggunakannya untuk mengumpulkan massa.[] Di Yogyakarta ketika masa kerajaan Majapahit, kentungan Kiai Gorobangsa sering digunakan sebagai pengumpul warga.[1]

    Di Pengasih, kentongan ditemukan sebagai alat untuk menguji kejujuran calon pemimpin daerah.[1] Pada masa sekarang ini, penggunaan kentongan lebih bervariatif.[]

    Cara memainkan[sunting | sunting sumber]

    Kentungan merupakan alat komunikasi zaman dahulu yang dapat berbentuk tabung maupun berbentuk lingkaran dengan sebuah lubang yang sengaja dipahat di tengahnya.[] Dari lubang tersebut, akan keluar bunyi-bunyian apabila dipukul.[] Kentungan tersebut biasa dilengkapi dengan sebuah tongkat pemukul yang sengaja digunakan untuk memukul bagian tengah kentungan tersebut untuk menghasilkan suatu suara yang khas.[] Kentungan tersebut dibunyikan dengan irama yang berbeda-beda dan keras untuk menunjukkan kegiatan atau peristiwa yang berbeda.[] Pendengar akan paham dengan sendirinya pesan yang disampaikan oleh kentungan tersebut.[] Biasanya, kentongan zaman dahulu ada di tempat tempat penting, seperti rumah kepala lurah atau RT, dan tempat lain.

    Manfaat kentungan[sunting | sunting sumber]

    Awalnya, kentungan digunakan sebagai alat pendamping ronda untuk memberitahukan adanya pencuri atau bencana alam.[] Dalam masyarakat pedalaman, kentungan sering kali digunakan ketika surau-surau kecil atau sebagai pemanggil masyarakat untuk ke masjid apabila jam salat telah tiba.[] Namun, kentungan yang dikenal sebagai teknologi tradisional ini telah mengalami transformasi fungsi.[3] Dalam masyarakat modern, kentungan dijadikan sebagai salah satu alat yang efektif untuk mencegah demam berdarah.[3] Dengan kentungan, pemantauan terhadap pemberantasan sarang nyamuk pun dilakukan.[] Dalam masyarakat tani, sering kali menggunakan kentungan sebagai alat untuk mengusir hewan yang merusak tanaman dan padi warga.[]

    Kelebihan[sunting | sunting sumber]

    Kentungan dengan bahan pembuatan dan ukurannya yang khas dapat dijadikan barang koleksi peninggalan seni budaya masa lalu yang dapat dipelihara untuk meningkatkan pemasukan negara.[2] Kentungan dengan bunyi yang khas dan permainan yang khas menjadi sumber penanada tertentu bagi masyarakat sekitar.[] Selain itu, kentungan merupakan peninggalan asli bangsa Indonesia dan memiliki nilai sejarah yang tinggi.[] Perawatannya juga sederhana, tanpa memerlukan tindakan-tindakan khusus.[]

    Kelemahan[sunting | sunting sumber]

    Kentungan masih banyak kita temui dalam masyarakat modern, tetapi fungsi kentungan sebagai alat komunikasi tradisional memiliki sejumlah kekurangan yang menyebabkan tergesernya kentungan tersebut dengan teknologi modern.[1] Kegunaan kentungan yang sederhana dan jangkauan suara yang sempit menyebabkan kentungan tidak menjadi alat komunikasi utama dalam dunia modern ini.[]

    Era globalisasi[sunting | sunting sumber]

    Pada era globalisasi sekarang ini, alat komunikasi telah berkembang jauh melebihi batasan pemikiran sebagian besar manusia. Ketiadaan batasan ruang dan waktu membuat orang berlomba-lomba menciptakan beragam penemuan yang lebih praktis dan lebih luas jangkauannya.

    Kentungan dalam bentuk aplikasi[sunting | sunting sumber]

    Kentungan kini hadir dalam bentuk aplikasi ponsel cerdas. Ini membuktikan bahwa budaya kentungan masih tetap eksis pada masa modern seperti sekarang ini dan aplikasi kentongan ini tidak menghilangkan unsur asli dari fungsi kentungan yaitu membantu warga dalam berkomunikasi.

    sumber : id.wikipedia.org

    Sebutkan dan jelaskan pembinaan dari tiga alat komunikasi modern dan tradisional tolong kak pr

    Sebutkan dan jelaskan pembinaan dari tiga alat komunikasi modern dan tradisional tolong kak pr pramuka mendadak - 25120182

    Sebutkan dan jelaskan pembinaan dari tiga alat komunikasi modern dan tradisional tolong kak pr - Brainly.co.id

    sumber : brainly.co.id

    Macam Alat Komunikasi yang Pernah Digunakan, dari yang Tradisional hingga Modern

    Untuk saat ini, kita mungkin mengenal ponsel sebagai alat komunikasi. Namun, jika kita melihat ke belakang, sudah banyak alat komunikasi yang menemani manusia dalam berinteraksi, mulai dari prasasti, hingga ponsel yang kita genggam saat ini.

    Macam Alat Komunikasi yang Pernah Digunakan, dari yang Tradisional hingga Modern

    Kamis, 26 November 2020 19:21 Reporter : Andre Kurniawan

    Ilustrasi smartphone cincin. © goldlink.cc

    Merdeka.com - Setiap manusia pasti pernah melakukan komunikasi dengan sesamanya. Bahkan bayi pun, juga berusaha untuk berkomunikasi dengan orang tuanya. Sebagai makhluk sosial, manusia memang memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain. Untuk itu, diciptakanlah berbagai macam alat komunikasi.

    Alat komunikasi adalah semua media atau alat yang digunakan untuk menyebarkan atau menyampaikan informasi, baik informasi kepada satu orang atau kepada banyak orang. Alat komunikasi ini tidak hanya berfungsi untuk menyampaikan informasi, tetapi juga untuk menghasilkan informasi.

    by Taboola Sponsored Links

    Green Card çekilişine şimdi başvurun!

    Global USA

    Phuket rakipsiz her şey dahil sabit tl ve flaş %25 indirim ile

    Club Med

    Untuk saat ini, kita mungkin mengenal ponsel sebagai alat komunikasi. Namun, jika kita melihat ke belakang, sudah banyak alat komunikasi yang menemani manusia dalam berinteraksi, mulai dari prasasti, hingga ponsel yang kita genggam saat ini.

    Macam alat komunikasi bisa dibagi berdasarkan pada zaman penggunaannya, yaitu alat komunikasi tradisional dan alat komunikasi modern. Seperti yang akan kami sampaikan berikut ini, mengenai beberapa macam alat komunikasi yang pernah digunakan oleh manusia, dilansir dari liputan6.com.

    BACA JUGA:

    Revolusioner adalah Menghendaki Perubahan Menyeluruh, Berikut Penjelasannya

    Disebut sebagai Playboy, Billy Syahputra Beri Tanggapan Ini

    2 dari 5 halaman

    Macam Alat Komunikasi Tradisional

    ©2015 merdeka.com/kresna

    Daun Lontar dan Prasasti

    Macam alat komunikasi tradisional yang pertama adalah daun lontar dan prasasti. Pada zaman dahulu, orang biasa berkomunikasi dengan menggunakan tulisan. Biasanya, media untuk menulis bagi orang di zaman dahulu adalah daun lontar atau prasasti dan batu yang diukir.

    BACA JUGA:

    Jadi Ibu Dua Anak, Intip Pesona Chelsea Olivia yang Awet Muda

    Cara Membuat Makalah dengan Mudah, Cepat dan Efektif

    Prasasti atau daun lontar ini berisikan informasi yang dapat dimengerti oleh orang-orang yang membacanya. Saat ini pun sudah banyak prasasti dari zaman dahulu, yang ditemukan, yang telah berhasil diterjemahkan oleh para ahli.

    Asap

    Macam alat komunikasi tradisional yang kedua yaitu asap. Ketika tersesat di hutan, salah satu cara yang paling efektif digunakan untuk berkomunikasi adalah asap. Dengan mengepul asap secara terstruktur, orang yang melihat kepulan asap akan mengerti bahwa asap tersebut merupakan sebuah pesan untuk meminta pertolongan.

    BACA JUGA:

    Viral Emak-emak Asyik Ngobrol di Tengah Jalan, Bikin Warganet Geleng Kepala

    40 Tebakan Gokil dan Jawabannya, Sangat Menghibur

    ©Pinterest

    Merpati Pos

    Macam alat komunikasi yang tradisional ketiga yaitu merpati pos. Merpati pos juga sempat menjadi alat komunikasi pada zaman dahulu. Anda mungkin sering melihat cara komunikasi ini melalui film-film yang berlatarkan zaman dahulu.

    BACA JUGA:

    Ingin Segera Menikah, Maria Vania Ungkap Kriteria Laki-Laki Idaman

    Viral Sekumpulan Orang Main Voli dengan Bola Super Jumbo, Bikin Ngakak Warganet

    Advertisement 3 dari 5 halaman

    Lonceng dan Kentongan (Alat yang Mengeluarkan Suara)

    Macam alat komunikasi yang tradisional keempat adalah lonceng dan kentongan. Alat-alat yang dapat mengeluarkan suara, seperti lonceng dan kentongan, merupakan alat yang juga pernah dijadikan sebagai alat komunikasi.

    Bahkan sampai sekarang, kentongan masih sering digunakan ketika ronda atau saat membangunkan sahur. Sedangkan lonceng bisa kita lihat masih banyak digunakan di beberapa sekolah dan gereja.

    ©2018 Istimewa BACA JUGA:

    5 Tempat Wisata di Ciwidey yang Wajib Dikunjungi, Sejuk dan Indah

    Doa Penghapus Dosa Zina, Lengkap dengan Latin dan Artinya

    Surat

    Macam alat komunikasi tradisional kelima yaitu surat. Surat tentunya menjadi salah satu alat komunikasi yang paling tepat dalam menyampaikan kabar maupun informasi. Sampai sekarang pun, surat masih digunakan untuk berkomunikasi, meskipun penggunaannya semakin ditinggalkan karena pengaruh perkembangan teknologi.

    Telepon Kaleng

    Telepon kaleng menjadi alat komunikasi tradisional yang saat ini sering dipraktikkan di sekolah karena menarik dan juga mudah dibuat. Jarak komunikasi pada telepon kaleng ini memang tidak terlalu jauh, hanya 5-10 meter saja.

    Namun, hal itu tampaknya sudah cukup untuk membuat anak-anak merasa antusias untuk mencobanya. Syarat yang harus terpenuhi adalah benang yang digunakan harus dalam keadaan tegang dan lurus.

    sumber : www.merdeka.com

    Apakah Anda ingin melihat jawaban atau lebih?
    Muhammad 7 month ago
    4

    Guys, ada yang tau jawabannya?

    Klik untuk menjawab